Senin, 19 Oktober 2026

CONTOH PENELITIAN SOSIAL SEDERHANA UNTUK SISWA KELAS X SMA

 


Penelitian Sosial di Lingkungan Terdekat

Penelitian sosial tidak harus dilakukan di tempat yang jauh atau membutuhkan biaya besar. Kita bisa melakukan penelitian di lingkungan sekitar, seperti rumah, sekolah, kelas, kantin, atau lingkungan pertemanan.

Melalui penelitian sederhana, siswa dapat belajar mengamati fenomena sosial, merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis hasil, dan menarik kesimpulan berdasarkan fakta.

Berikut contoh penelitian sosial sederhana yang dapat dilakukan siswa kelas X SMA.

CONTOH PENELITIAN 1

Kebiasaan Siswa Membuang Sampah di Lingkungan Sekolah

A. Judul Penelitian

“Kebiasaan Siswa dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah”

B. Latar Belakang

Sekolah merupakan lingkungan tempat siswa belajar dan berinteraksi setiap hari. Kebersihan sekolah menjadi tanggung jawab seluruh warga sekolah, termasuk siswa.

Namun, dalam kehidupan sehari-hari, terkadang masih ditemukan sampah yang berserakan di kelas, halaman, atau sekitar kantin. Ada siswa yang membuang sampah pada tempatnya, tetapi ada pula yang meninggalkan sampah setelah makan atau minum.

Fenomena tersebut menarik untuk diteliti karena kebiasaan menjaga kebersihan berkaitan dengan perilaku sosial, kesadaran individu, dan norma yang berlaku di lingkungan sekolah.

Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kebiasaan siswa dalam membuang sampah serta faktor yang memengaruhi perilaku tersebut.

C. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana kebiasaan siswa dalam membuang sampah di lingkungan sekolah?

  2. Faktor apa saja yang memengaruhi kebiasaan siswa dalam menjaga kebersihan sekolah?

D. Tujuan Penelitian

  1. Mengetahui kebiasaan siswa dalam membuang sampah.

  2. Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi perilaku siswa dalam menjaga kebersihan sekolah.

E. Metode Penelitian

Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif sederhana dengan teknik observasi dan wawancara singkat.

F. Lokasi dan Subjek Penelitian

  • Lokasi: kelas, halaman sekolah, atau kantin.

  • Subjek: siswa kelas X.

  • Jumlah responden: 10 siswa.

G. Teknik Pengumpulan Data

1. Observasi

Siswa mengamati kondisi kebersihan kelas atau kantin dan perilaku membuang sampah tanpa mengganggu aktivitas orang lain.

2. Wawancara singkat

Siswa menanyakan beberapa hal kepada teman yang bersedia menjadi responden.

Contoh pertanyaan:

  • Apakah kamu selalu membuang sampah pada tempatnya?

  • Apa yang kamu lakukan jika tidak menemukan tempat sampah?

  • Menurutmu, siapa yang bertanggung jawab menjaga kebersihan sekolah?

H. Contoh Hasil Penelitian

Misalnya, dari 10 siswa yang diwawancarai, diperoleh hasil berikut:

  • 7 siswa menyatakan selalu berusaha membuang sampah pada tempatnya.

  • 2 siswa mengaku terkadang meninggalkan sampah ketika terburu-buru.

  • 1 siswa menyatakan pernah membuang sampah sembarangan ketika tempat sampah sulit ditemukan.

Data tersebut merupakan contoh ilustrasi. Dalam penelitian nyata, siswa harus menggunakan hasil pengumpulan data mereka sendiri.

I. Analisis Sosiologis

Perilaku membuang sampah berkaitan dengan sosialisasi, norma sosial, dan kontrol sosial. Siswa belajar menjaga kebersihan melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan pertemanan.

Ketika teman-teman membiasakan diri menjaga kebersihan, perilaku tersebut dapat menjadi kebiasaan kelompok. Sebaliknya, jika lingkungan menganggap membuang sampah sembarangan sebagai hal biasa, perilaku tersebut dapat terus berulang.

J. Kesimpulan

Kesimpulan dibuat berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang benar-benar dilakukan. Siswa dapat menjelaskan kebiasaan yang ditemukan serta faktor yang diduga memengaruhi perilaku menjaga kebersihan.

K. Saran

Siswa dapat membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, mengingatkan teman dengan sopan, dan menjaga kebersihan kelas secara bersama-sama.


CONTOH PENELITIAN 2

Kebiasaan Siswa Menggunakan HP Sebelum Tidur

A. Judul Penelitian

“Kebiasaan Penggunaan Telepon Seluler Sebelum Tidur pada Siswa Kelas X”

B. Latar Belakang

Telepon seluler atau HP telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja. HP digunakan untuk berkomunikasi, mencari informasi, mengerjakan tugas, bermain gim, dan mengakses media sosial.

Namun, penggunaan HP sebelum tidur memiliki pola yang berbeda-beda. Ada siswa yang menggunakannya untuk belajar, ada yang mengakses media sosial, dan ada pula yang bermain gim hingga larut malam.

Fenomena ini menarik diteliti untuk mengetahui kebiasaan penggunaan HP sebelum tidur dan alasan siswa menggunakannya.

C. Rumusan Masalah

  1. Berapa lama siswa menggunakan HP sebelum tidur?

  2. Apa tujuan siswa menggunakan HP sebelum tidur?

D. Tujuan Penelitian

Mengetahui durasi dan tujuan penggunaan HP sebelum tidur pada siswa kelas X.

E. Metode Penelitian

Penelitian deskriptif sederhana menggunakan angket singkat.

F. Subjek Penelitian

10 siswa kelas X yang bersedia mengisi angket.

G. Contoh Angket

  1. Berapa lama kamu menggunakan HP sebelum tidur?

    • Kurang dari 30 menit.

    • 30–60 menit.

    • Lebih dari 60 menit.

  2. Apa kegiatan yang paling sering kamu lakukan?

    • Belajar atau mengerjakan tugas.

    • Mengakses media sosial.

    • Bermain gim.

    • Menonton video.

    • Kegiatan lainnya.

  3. Apa alasan utama kamu menggunakan HP sebelum tidur?

    • Menyelesaikan tugas.

    • Berkomunikasi dengan teman.

    • Mengisi waktu luang.

    • Mencari hiburan.

H. Contoh Hasil Penelitian

Misalnya, dari 10 siswa yang mengisi angket:

  • 3 siswa menggunakan HP kurang dari 30 menit.

  • 4 siswa menggunakan HP selama 30–60 menit.

  • 3 siswa menggunakan HP lebih dari 60 menit.

Untuk kegiatan yang paling sering dilakukan, misalnya:

  • 2 siswa belajar atau mengerjakan tugas.

  • 4 siswa mengakses media sosial.

  • 2 siswa bermain gim.

  • 2 siswa menonton video.

Angka tersebut hanya contoh. Hasil penelitian sebenarnya harus diperoleh dari jawaban responden.

I. Analisis Sosiologis

Penggunaan HP dapat dipahami sebagai bagian dari perubahan pola interaksi sosial di era digital. Komunikasi yang sebelumnya banyak dilakukan secara langsung kini juga berlangsung melalui media digital.

Kebiasaan tersebut dapat dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan, perkembangan teknologi, kebutuhan komunikasi, dan kebiasaan sehari-hari.

J. Kesimpulan

Kesimpulan dibuat berdasarkan data yang dikumpulkan untuk menjelaskan durasi dan tujuan penggunaan HP sebelum tidur pada responden yang diteliti.


CONTOH PENELITIAN 3

Kebiasaan Siswa Membeli Jajan di Kantin Sekolah

A. Judul Penelitian

“Pola Pilihan Jajanan Siswa Kelas X di Kantin Sekolah”

B. Latar Belakang

Kantin merupakan salah satu tempat yang ramai dikunjungi siswa ketika jam istirahat. Siswa memiliki pilihan jajanan yang beragam, mulai dari makanan ringan, makanan berat, hingga minuman.

Pilihan siswa dapat dipengaruhi oleh harga, rasa, kebiasaan, ajakan teman, dan ketersediaan makanan. Fenomena ini dapat diteliti untuk memahami pola konsumsi siswa dalam kehidupan sehari-hari.

C. Rumusan Masalah

  1. Jenis jajanan apa yang paling sering dipilih siswa?

  2. Faktor apa yang memengaruhi pilihan jajanan siswa?

D. Tujuan Penelitian

Mengetahui pilihan jajanan siswa dan mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pilihan tersebut.

E. Metode Penelitian

Observasi dan wawancara singkat terhadap 10 siswa kelas X.

F. Contoh Pertanyaan Wawancara

  1. Jajanan apa yang paling sering kamu beli di kantin?

  2. Mengapa kamu memilih jajanan tersebut?

  3. Apakah harga memengaruhi pilihanmu?

  4. Apakah kamu pernah membeli makanan karena diajak teman?

G. Contoh Hasil Penelitian

Misalnya, hasil wawancara menunjukkan bahwa beberapa siswa memilih jajanan karena harganya terjangkau, sebagian karena rasanya disukai, dan sebagian lainnya karena mengikuti pilihan teman.

Hasil sebenarnya harus ditulis berdasarkan jawaban siswa yang diwawancarai.

H. Analisis Sosiologis

Pilihan jajanan tidak selalu ditentukan oleh kebutuhan individu. Interaksi sosial juga dapat memengaruhi keputusan seseorang. Misalnya, siswa tertarik membeli makanan tertentu setelah melihat teman-temannya membeli makanan tersebut.

Fenomena ini dapat dikaji melalui konsep imitasi, pengaruh kelompok sebaya, dan pola konsumsi masyarakat.

I. Kesimpulan

Kesimpulan menjelaskan jenis jajanan yang banyak dipilih serta faktor-faktor yang memengaruhi pilihan siswa berdasarkan hasil penelitian.


CARA MELAKUKAN PENELITIAN SOSIAL SEDERHANA

Agar penelitian mudah dilakukan, siswa dapat mengikuti langkah-langkah berikut.

  1. Pilih fenomena sosial terdekat. Misalnya kebersihan kelas, penggunaan HP, kebiasaan jajan, atau interaksi teman sebaya.

  2. Tentukan masalah penelitian. Susun satu atau dua pertanyaan yang ingin dijawab.

  3. Tentukan responden atau sumber data. Mulailah dari 5–10 orang yang bersedia berpartisipasi.

  4. Siapkan instrumen penelitian. Buat daftar pertanyaan wawancara, angket, atau lembar observasi.

  5. Kumpulkan data. Lakukan pengamatan atau tanyakan pertanyaan yang telah disusun.

  6. Catat hasilnya. Tuliskan jawaban atau temuan secara jujur.

  7. Analisis hasil. Cari pola, persamaan, perbedaan, dan faktor yang mungkin memengaruhi fenomena.

  8. Buat kesimpulan. Jawab rumusan masalah berdasarkan data.

  9. Susun laporan singkat. Sajikan judul, latar belakang, rumusan masalah, tujuan, metode, hasil, analisis, dan kesimpulan.

History Back Again

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar